2.07 Belajar

“Ya thesis lo gimana?”, Carine mencoba berbasa-basi dengan Arya yang sudah dilihatnya sibuk menonton TV selama seminggu terakhir. “Nonton TV melulu. Lo harus sidang kapan?”, tanya Carine lagi.

“Gue udah lulus Rin’, jawab Arya sambil mengganti channel TV.

“HAHHHH!!!!! Kapan lo sidang?”

“Minggu lalu.”

“Wah kok lo nggak bilang-bilang. Kita rayain dong! Congratulation girl!!!”

“Karena itu gue nggak bilang-bilang. Males raya-rayain.”

“Kenapa?”

“Nggak punya duit.”

“Kayak sama siapa aja lo. Anak-anak bayar sendiri aja. Kita semua nanti patungan bayarin lo.”

“Nggak ah Rin.”

“Kenapa sih?”

“Males aja gue. Males!”

“Joker tau?”, Carine menyebut nama pacar Arya.

“Nggak.”

“Serius lo? Ada yang tau?”

“Dosen dan temen kuliah gue tau.”

“Terus habis ini rencana lo apa? Mau praktek?”

“Itu alasan gue nggak mau bilang-bilang. Gue males ditanya-tanyain Rin. Karena gue nggak punya rencana.”

“Dulu lo ngambil S2 kenapa?”

“Gue sekolah karena pingin sekolah aja. Bukan karena batu loncatan ke sebuah karir. Cuma ternyata, orang menganggap gue harus punya rencana. Mungkin nanti aka nada rencana. Tapi sekarang gue lagi males jawabin. Udah ah, gue mau tidur dulu.”

“Baru jam 8 Ya.”

“Bayi juga jam 7 udah tidur. Udah ah. Jangan bilang-bilang gue udah lulus!”, kata Arya seraya berjalan menuju ke kamarnya.

Carine mengambil ponselnya dan mengetik pesan yang dikirimkannya untuk group “Rumah Lor”.

 

Arya udah lulus S2!!!! Udah jadi Psikolog.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s