It’s just happened

*Please read previous posts. Click here to read from the very beginning🙂

ARYA, ARLA, CARINE, FAHRI, JOKER, LEGO

 Monica's_apt_2

“Jadi sekarang kalian pacaran?”, Carine bertanya kepada Arya dan Joker yang duduk di sofa di depan sofa tempatnya duduk. Dari belakang Arya memeluk leher Joker yang sedang duduk di lantai. Joker mendongak ke arah Arya. Arya mengecup keningnya. Sehari setelah Arya dan Joker kembali berpacaran, mereka mengumumkan hal tersebut kepada semuanya, termasuk Arla. Sekarang Carine, Lego, Fahri, dan Arla sedang berkumpul di ruang tengah Rumah Lor.

She’s my girllllllfriend”, kata Joker sambil memegang tangan Arya yang melingkar di lehernya. Arya tertawa kecil dan memeluk Joker semakin erat.

“Gilaaaaaaa kok kalian tiba-tiba jadian sih? Nggak ada gosip nggak ada berita nggak ada angin apalagi hujan? Kok bisaaaa??”, Fahri heboh.

“Nggak tau. It’s just happened”, kata Arya sambil matanya menerawang bahagia.

“Hah maksudnya apaan?”, tanya Carine.

“Gua nggak ada niat PDKT-PDKT sama sekali”, kata Joker. “Cuma kemaren momennya pas banget aja. Ya nggak Ya?”, kata Joker sambil melihat ke arah Arya yang masih memeluk lehernya.

“Gue juga nggak pernah nunggu Joker untuk balik. Gue seneng sih kalo ada dia, tapi nggak kepikiran untuk balik sebelumnya”, Arya menambahkan.

“Dimulai dari saat kita jalan kaki malem-malem dari mini market ke Rumah Lor”, Joker membuka cerita.

“Kita cuma kebetulan menanyakan hal-hal yang perlu ditanyakan. Pertanyaan yang jawabannya sebenernya layak dipikirkan, tapi nggak pernah kita pikirin karena nggak pernah ada yang nanya. And it’s just escalate from there”, Arya menjelaskan.

“Nggak tau juga kita bakal pacaran berapa lama. Mungkin kita bakal putus seminggu lagi. Tergantung gua bosen apa enggak. Hahahaha”, Joker bercanda.

Oh my god you’re telling the truth. That’s so sweet”, Arya mencium pipi Joker.

“Hey Lego”, Joker memanggil Lego yang duduk di sofa di seberangnya. Joker mengeluarkan muka yang sangat menyebalkan.

“Ya? Ada yang bisa gue bantu?”, jawab Lego.

I won”, Joker menunjuk Arya dan berkata sombong. Joker tersenyum bengis, mencoba meniru gaya Heath Ledger tersenyum saat memainkan tokoh Joker di film Batman.

“Gue nggak pernah merasa perlu bertanding sama lo soal Arya kok”, jawab Lego tenang.

“I don’t care about how you feel. I care about what I feel. Ahahahaha. And I feel like a winner!”

“Apaan sih lo norak banget!”, Arya menggetok kepala pacarnya.

“Gue sih kasian kalau lo menganggap hubungan lo dan Arya sebagai bahan kompetisi. Kayaknya Arya berhak lebih daripada itu. Kalau ada cowok yang mau jadi pacarnya itu karena dia sayang Arya. Bukan karena dia mau menang dari gue. Kalaupun itu kompetisi, ini kan Arya. It’s not like you won Maria Renata”, kata Lego. Carine, Joker, dan Fahri terkejut mendengar jawaban Lego. Joker merasa sangat marah. Ia menggenggam tangan Arya.

“Lego! Jahat banget siiiiih!!!!!”, jerit Fahri.

Oh gosh! Lego! You’re a jerk! Oh my God. You’re a real jerk!”, Carine mendorong pundak Lego. “You’re a jerk!”, Carine mengulangi lagi. “You’re really a jerk. I can’t believe that for once I think you’re the one for Arya!”, Carine merasa marah untuk Arya.

“Tuh Ya. Ini nih yang bikin gua nggak pernah suka sama dia! Nggak bener emang temen lu ini!”, Joker menunjuk Lego dengan telunjuknya.

“Eh Lego tuh bener tau. Norak lo! Baru dapet gue doang. Udah congkak!”, kata Arya yang sama sekali tidak tersinggung dengan perkataan Lego.

I guess it’s because you’re all I need”, Joker mendongak menatap mata Arya.

“Awhhhhh”, Carine luluh mendengar perkataan Joker ke Arya dan melupakan rasa kesalnya kepada Lego.

Hahaha you’re being a guy.”

Because I am a guy. And you should get used to it Arya.”

“Udah terbiasa kok. Karena gue nerima lo seada-adanya.”

“Ahahahahaha now you’re being a guy. And you’re not even a guy”, Joker mengacak-acak rambut pacarnya.

I learn from the best!”, Arya memeluk leher Joker dengan erat.

“Kamu tuh mau meluk aku apa mau bunuh aku sih!”, protes Joker sambil berusaha membebaskan dirinya dari Arya. Arya mengendurkan pelukannya.

So now we’re aku kamu?”, tanya Arya dengan suara manis. Arya dan Joker tidak pernah menggunakan aku kamu saat mereka pacaran sebelumnya.

Can we?”, tanya Joker.

“Sekejadiannya ajalah”, jawab Arya cuek sambil memeluk Joker lagi. Arya merasa sangat senang memeluk Joker dan berdekatan dengannya,

“Apaan tuh sekejadiannya aja?”, ejek joker.

“Kalo lagi pengen aku-kamu ya aku-kamu. Kalo lagi pengen gue-elo ya gue-elo. Kalo lagi pengen bapak-saya, ya bapak-saya. Kalo lagi pengen manggil elo monyet ya gue panggil monyet”, kata Arya.

“Iya Arya hahahahahaha”, balas Joker.

“Lo nggak takut Ya kalau si Joker bakal selingkuh?”, tanya Fahri.

“Gue nggak mikirin itu sih sekarang. Tapi gue sekarang ngerasa seneng bangettt. Itu aja yang gue pikirin.”

“Sekarang gue seneng banget bisa pacaran sama Arya. Kalo nanti gue bosen sama Arya ya ntar aja gue pikirin harus gimana.Kalo nanti gue nyakitin Arya, ya ntar aja diomonginnya. Ntar aja gua pikirin gimana gua bisa membuat keadaan jadi lebih baik. Kalo gua sedih karena Arya ya ntar juga aja gua sedihnya.”

“Iya kebanyakan mikirin besok kapan mikirin sekarangnya? Kalo ntar gue sedih gara-gara si kampret ini ya ntar aja gue sedihnya.”

“Tapi gue mau kok mikirin cara bales dendam ke Joker kalo dia kurang ajar sama lo”, kaya Carine. Arya melihat ke arah Carine dengan pandangan berterima kasih.

“Satu hal aja sih Ker yang gue minta dari lo. Kalo ada masalah please diomongin. Kalo lo marah sama gue please jangan ngambek. Lo mending gebukin gue deh Ker. Gue masih mungkin menang soalnya.”

“Eh yakin lu? Gua punya sucker punch!”

But you’re a guy. You have balls. I don’t. I can always kick it and you can kick my balls back.

Damn it!!!! Nggak kepikiran!!”

“Kali ini berbeda”, Arla yang daritadi diam tau-tau berkomentar.

“Beda apaan?”, Joker dan Arya bertanya bersamaan pada Arla.

“Dari cerita-cerita sebelumnya, Joker tidak pernah mengakui kepada para pacarnya mengenai kemungkinan ia akan bosan apalagi keinginan untuk memperbaiki keadaan. Setidaknya menurut catatanku sih begitu”, kata Arla yang memperhatikan statistik dari perilaku Joker.

“Mungkin kali ini lo berkembang Ker. Arya kayaknya ada pengaruh baiknya buat lo. Meski sedikiiiit”, kata Carine. Joker dan Arya hanya tersenyum.

“Arya udah punya pacar. Elo gimana La? Gagal nih jadinya projek gue?”, Carine mengingatkan Arla mengenai Projek Cari Pacar untuk Arla. Terakhir Carine mengenalkan Arla kepada laki-laki, ia belum sempat lagi melakukan follow up, tetapi Carine sudah berasumsi bahwa kandidat terakhirnya juga gagal.

(Baca : https://rumahlor.wordpress.com/2013/08/02/menjawab-pertanyaan-dengan-pertanyaan/)

“Aku udah punya pacar kok”, jawab Arla santai.

“Haaaaaahh?!!!!”, seluruh orang yang ada di ruang tengah Rumah Lor terkejut.

“Kapan? Sama siapa?”

“Sama Zack”, jawab Arla pendek.

“HAAAAAAAAAAHHHHHH!!!!!!!!”, semuanya tambah shock.

Zack? Zakaria? Zakaria yang main gitar itu?”, tanya Joker.

“Zack yang waktu itu Carine suka?”, tanya Lego.

“Zack siapa ya?”, Arya tetap kesulitan mengingat nama-nama cowok-cowok Carine.

You mean MY Zack??”, Carine super terkejut campur cemburu.

“Iya. Dan udah putus lagi. Cuma seminggu kok”, jawab Arla.

“HAAAAAAHHHH!!!”, yang lain kaget lagi.

“Kenapa putus?”

“Dia janji pergi sama aku, kemudian ia tidak datang dan tidak mengabari aku”, jelas Arla.

It’s so Zack”, Carine memutar matanya sambil mengingat perilaku Zack yang suka seenaknya. Meskipun Arla sudah putus dengan Zack, Carine tetap merasa cemburu karena Zack sempat mau berpacaran dengan Arla tetapi tidak dengan dirinya.

“Iye tapi lu terima melulu digituin sama Zack”, kata Joker kepada Carine.

“Cuma gara-gara gitu doang La?” tanya Fahri. “Kan bukan karena dia selingkuh atau apa.”

“Buat aku itu bukan sebuah hal yang bisa dikategorikan ‘cuma’. Aku tanya sama dia kenapa dia tidak datang. Ia baru mengabari keesokan harinya. Katanya dia ada latihan mendadak. Aku sih tidak masalah kalau dia membatalkan tetapi mengabarkan. Masalahnya dia tidak mengabarkan sama sekali. Padahal mengirim pesan saja kan tidak sampai satu menit. Kecuali kalau telepon belum ditemukan itu lain ceritanya. Kalau dia selingkuh, artinya dia menyukai orang lain selain aku, tetapi dia tidak mengontrol perasaan dan perilakunya. Tetapi kalau perilaku dia kemarin, itu artinya aku bahkan tidak berharga satu menit dari waktunya. Menurutku perilaku selingkuh masih lebih bisa diterima dibandingkan membatalkan janji tetapi tidak mengabarkan”, jelas Arla.

“Bener tuh. Cowok kalo udah brengsek jangan dikasih ampun”, Joker mendukung sikap Arla.

“Lo nggak tanya kenapa dia nggak ngabarin?”, tanya Lego.

“Katanya tidak ada pulsa. Tapi kan dia bisa pinjam telepon temannya kalau memang peduli sama aku. Tau begitu kan aku bisa mengerjakan hal lain.”

“Bagus deh La. Itu antara dia kurang ajar atau kurang akal. Dua-duanya nggak oke”, dukung Arya kepada adik kembarnya.

Cheers to Arlaaaa!!!”, Joker mengangkat gelas tehnya. “Ga beli bir nih!”

Cheers to Arlaaa!!! Yang berani membela harga dirinya. Mudah-mudahan Carine bisa kayak gitu juga hahahahaha”, Arya tertawa mengejek Carine. Carine mencoba tertawa tetapi sebenarnya hatinya sedikit perih.

Cheers to Arya dan Joker”, jawab Carine agak merasa sedih.

Cheers!!!”, balas yang lain.

Cheers to Carine. Jangan manyuuun. Semoga lo cepet dapet cowok yang bener”, Arya menyadari bahwa Carine merasa tidak senang saat ini. Ia berusaha menghibur teman serumahnya itu. Carine tersenyum getir.

“Lebih penting lagi sih Rin, semoga kalo lo lagi nggak ada cowok, lo bisa nyaman sendirian”, Arya memandang Carine dengan pandangan mendukung.

“Iya Ya. Yang kedua penting banget tuh”, Carine menyadari kekurangannya dibandingkan Arya dan Arla yang bisa merasa nyaman dengan dirinya sendiri.

“Nah bener tuh! Lu tuh kan padahal yang paling beres di antara kita semua. Keluarga asik, muka paling cantik, temen banyak, prom queen pas SMU, otak nggak bego, karir bagus, pemasukan jauh lebih mending dari si dodol Arya. Harusnya lu yang paling bangga akan diri lu”, kata Joker.

“Iya lo bener Ker. Kenapa ya gue?”

“Naaaaahhh misi selanjutnya yaaaaaaa. Gimana caranya bikin Carine bisa nggak galau kalo lagi nggak ada cowok. Supaya dia deketinnya cowok yang bener ajaaaa. Kecuali kalo lo masih pengen iseng sih terserah. Tapi kalo lagi nggak pengen iseng ya harus beda perilakunya”, jelas Arya.

“Deal ya misi selanjutnya?”, Arya bertanya lagi kepada Carine.

“Deal!!!!”, semua, kecuali Arla yang langsung sibuk mencatat, menjawab bersamaan.

best-friends-thanksgiving-episodes

Sumber Foto : http://www.homorazzi.com/article/best-friends-thanksgiving-episodes-ranked-funniest-scenes-video/

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s