Cinta Enggak, Cemburu Iya

Silahkan klik kalau mau membaca cerita mereka dari Pertama

ARYA, CARINE, JOKER

“Kenape?”, Arya bertanya kepada Carine saat teman serumahnya tersebut keluar dari kamar dengan muka cemberut.

“Alah paling gara-gara cowok lagi”, Joker yang juga berada di ruang tengah Rumah Lor menyahut. Tanpa menjawab pertanyaan Arya dan Joker, dan tanpa ada tanda-tanda pergeseran posisi bibirnya dari ekspresi cemberut, Carine duduk di sebelah Arya yang berhadapan dengan Joker.

“Cowok yang manalagi?”, tanya Joker yang duduk di lantai dan bersandar di sofa.

“Masa si Gerry mau nikah deh”, kata Carine sambil bersungut.

“Buset siapa tuh?”, tanya Arya yang tidak mengenal nama orang yang disebut Carine barusan.

“Ada cowok dulu sempet ngedeketin gue.”

“Aduh udah nggak inget lagi deh gue”, kata Arya yang banyak tidak hafal nama cowok-cowok yang pernah dikencani Carine.

“Yaelah kirain apaan. Udah ah paling juga cowok-cowok cupu. Bagus dia nggak nikah sama lu. Lu bakal dapet yang lebih oke. Yang lebih mendekati gua gitu kerennya”, jawab Joker meremehkan.

“Iya Rin biarin aja. Soalnya nanti kan dia bakal meninggal muda. Pas di pemakamannya dia, lo bakal bersyukur bahwa lo bukan istrinya sehingga lo nggak harus mengurusi anak lo seorang diri tanpa suami”, Arya menjawab sekenanya.

“Hah?? Lo gila ya? emang dia bakal meninggal muda? Tau darimana?”, tanya Carine yang terkejut dengan jawaban Arya.

“Ya kan siapa tau pas dia lagi nyeberang jalan terus tau-tau jalannya kebelah dua karena tanahnya longsor dan dia jatuh ke bawah. Terus tau-tau jalannya ketutup lagi dan dia mati kehabisan oksigen. Terus karena jalannya nggak mungkin dibelah lagi akhirnya nggak ada yang bisa menemukan jasadnya. Keluarganya pun sampai sekarang nggak tau dia ada di mana dan tidak pernah yakin 100 % bahwa dia sebenarnya telah meninggal”, Arya masih menjawab sekenanya. Kadang Arya merasa bingung merespon keluhan Carine mengenai laki-laki yang pernah dekat dengannya yang sepertinya tidak pernah ada habisnya.

“Aryaaaa!!!!!!! Jahat bangetttt!!!!”, Carine memukuli Arya sambil terpingkal-pingkal.

“Yeee ngatain tapi lo ketawa juga. Seneng kan looo???”

“Iya. Buruan mati aja deh tu orang.”

“Ya udah. Jadi sekarang udah beres masalah hidup lo?”, tanya Arya.

“Belom. Gue nggak pingin nikah sama dia. Tapi gue bete dia nikah”, kata Carine membuat Arya dan Joker menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Emang lo kenapa bete? Perasaan namanya udah nggak pernah lo sebut-sebut lagi tuh”, tanya Arya lagi.

“Emang udah jaman SMU dia suka sama guenya”, Carine menjelaskan sedikit mengenai sejarahnya dengan Gerry.

“Emang lo suka sama dia?”, tanya Joker.

“Enggak.”

“Lah terus?”

“Bete aja keduluan nikah.”

“Buset. Emang balapan?”, Arya merasa heran dengan Carine.

“Gue nggak suka sama dia. Nggak asik anaknya. Tapi gue suka kalau dia tetep suka sama gue. Soalnya dia dulu tergila-gila banget sama gue.”

“Yaelah. Ini sindrom ‘You don’t want to be with him but you want him to suffer’ Rin?”, Arya memutar bola matanya.

“Errmmmmmm………ermmmm…nggak juga sih”, bantah Carine. “Tapi gue seneng dia terus seneng sama gue kali ya.”

“Ya udah valid itu. You just want him to suffer.”

“Enggak gitu”, Carine masih menyangkal.

“Geblek. Udah ah Rin!”, sahut Joker yang setuju dengan Arya.

“Bodo”, jawab Carine judes. Arya mulai menganggap bahwa temannya benar-benar membutuhkan bantuan psikologis.

“Neng sekarang kita ngomong serius deh. Harga diri lo tuh buset banget deh. Cinta juga enggak, cemburu iya. Tidak cinta, tapi cemburu akan cintanya. Apaan sih gue. Anyway, Gila lo! Gila! G-I-L-A. Gila. Gila. Gila! Gila gue bisa temenan sama lo. Gila! Gila! Sifat Irian lo tuuh. Maksudnya sifat dengki ya, bukan suku Irian. Lo bukan orang Irian juga kan?”, kata Arya.

“Arya ah!”

“Lo kan kencan sama orang banyak banget ya Rin. Dan lo nggak bakal nikahin mereka semua. Berarti sejumlah itu pula lo bakal keki tiap mereka ada yang nikah? Sejumlah itu pula laki-laki yang lo harapkan nggak akan pernah menikah karena masih tergila-gila sama lo?”, tanya Arya.

“Iya.”

“Demen banget idup susah lo”, kata Arya.

“Aneh lu. Gua sih seneng banget kalo cewek-cewek bekas gua udah punya cowok lagi. Nggak ribet lagi gua. Bebas!”, Joker ikut berkomentar.

“*sshole!”, Carine memaki Joker yang selalu ingin terbebas dari perempuan-perempuan yang pernah didekatinya.

“Elo lebih parah tau Rin. Joker emang egois. Nggak peduli kalo ceweknya susah. Tapi kalo elo selain demen idup susah, lo juga demen liat orang idupnya susah.”

“Emang lo nggak sedih kalau misalnya Mojo punya pacar lagi?”, Carine menanyakan mengenai mantan pacar Arya yang terakhir.

“Ya sedih. But I genuinely care about Mojo. I like Mojo a lot. Gue merasa gue bisa bahagia kalo gue bersama dia, makanya gue ada rasa sedih kalo dia nggak berakhir bersama gue. Meskipun sekarang gue sudah bisa rela ya. Gue nggak pengen ngeliat dia menderita. Tapi sama Joker gue bisa biasa-biasa aja meski dia udah pacaran berkali-kali sama cewek lain. Padahal dulu gue pernah pacaran sama dia”, kata Arya mengenai hubungannya dengan Joker.

“Udah nggak ada rasa sama sekali ya lo sama Joker?”, Carine melihat ke arah Joker.

“Bukan soal itu. Tapi gue nggak butuh ngeliat orang lain menderita buat bikin gue ngerasa bahagia.”

“Ga tau ah!”

“Rin serius gue. Nggak capek apa lo idup kayak gitu?”

“Enggak.”

“Oh ya udah. Tapi lo sadar itu pilihan lo ya? Udah gede kan? Lo sadar kalo sebenernya ada pilihan yang lebih damai kan?”

“Iya.”

“Ya udah kalo gitu”, kata Arya kepada Carine. Carine hanya menaikkan alisnya. Carine kemudian mengambil remote control dan menyalakan televisi. Mereka bertiga sibuk menonton televisi selama beberapa saat.

“Jadi lo beneran nggak ada rasa sama sekali ke gue Ya?”, tanya Joker tiba-tiba kepada Arya saat sedang iklan.

“Jieeeeeeeeeeeee Joker nggak terima nih yeeeeeee”, Carine berteriak girang. Mukanya mendadak ceria.

And you deny that you don’t like to see people suffer. Doh!”, kata Arya sambil beranjak pergi ke kamarnya.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s