Ide Bagus VS Realisasi

Silahkan klik kalau mau membaca kisah mereka dari Pertama

Klik di sini untuk membaca percakapan Arya dan Joker sebelumnya mengenai Ultimate Human

Atau klik di sini kalau ingin membaca interaksi Arya dengan Joker lainnya

Trus sekarang kenapa lu nggak kaya?”, tanya Joker yang merasa bahwa kondisi Arya itu terlalu miskin untuk seseorang yang pernah memenangkan lomba ilmiah tingkat nasional.

“Kenapa harusnya gua kaya?”, Arya tidak mengerti kenapa Joker tiba-tiba merasa bahwa dirinya seharusnya punya banyak harta.

“Arla aja kaya banget padahal cuma juara 2. Lu yang menang juara 1 harusnya bisa kaya juga dong!”

“Orang kaya itu karena cari duit. Gua nyari duitnya males.”

“Kenapa enggak?”

“Males! Lagian masih kuliah juga gua. Belom sempet.”

“Gila lu! Terus si Ultimate Human itu akhirnya gimana?”

“Nggak tau.”

“Hah? Kok nggak tau?”, Joker kaget dengan kecuekkan Arya.

“Setau gue sih penelitiannya dijalanin. Kayak penelitiannya Arla sekarang. Tapi mewujudkan projek kayak Ultimate Human kan nggak setaun dua taun.”

“Lu nggak terlibat di projeknya gitu?”, tanya Joker.

“Ah nggak sepinter itu gue. Dan nggak sepersisten itu. Ide gue masih banyak kurangnya. Gue cuma ngasih ide kasar. Merekanya tertarik untuk jalanin. Gue iyain aja.”

“Lu ngasih gitu aja Ya? Ide kan mahal! Kok lu ngasih sih?”

“Emang. Tapi untuk ide gue bisa terealisasi itu juga penting, biar ujung-ujungnya ngebantu umat manusia. Gue kan pemalas Ker. Kalau ngandelin gue, nggak bakal kelar projeknya. Gue sih seneng banget kalau ada yang mau susah-susah ngerjain”, jelas Arya.

“Tapi lu kan nggak dapet nama Ya?”

“Titel juara lomba itu gue masih dapet kok. Dan dapet hadiah uang juga pas menang. Soal titel untuk suksesnya projek itu, nggak pentinglah. Lagian emang gue nggak ada andil apa-apa di projek itu.Kalau umat manusia membaik, gue pasti ikut seneng. Lagian gue emang nggak banyak kontribusinya. Gue aja sekarang nggak tau projeknya udah sampe mana”, kata Arya menjelaskan bahwa ia tidak berkeberatan.

“Tapi kalo nggak ada ide yang lo bikin kan projeknya nggak bakal ada”, kata Joker yang merasa bahwa seharusnya Arya berhak mendapatkan bagian jika penelitian tersebut membuahkan hasil. Setidaknya Arya bisa mendekati Arla dalam hal kemapanan.

“Oiii Kerrrrr, banyak orang yang punya ide bagus. Tapi ujung-ujungnya yang lebih susah itu realisasinya. Terlalu banyak orang yang ngeluarin ide kadang justru bikin bingung, apalagi kalo nggak ada yang mau eksekusi. Ada kalanya buanget, orang harus stop ngasih ide dan mulai ngerjain. Makanya jangan pernah ngeremehin yang namanya kerja administratif. Orang yang pendidikannya setinggi apapun, sebaiknya nggak gengsi kalo disuruh ngerjain hal-hal admin. Mau kerjaan sebos apa, ujung-ujungnya tetep ada bagian dari pekerjaannya yang terkait dengan hal-hal administratif. Tanpa administrasi yang rapih, eksekusi sulit berjalan, yang artinya ide bagus lo juga nggak bisa direalisasikan.  Makanyaaa, gue rasa gue juga nggak berhak dapet apa-apa dari UH 214 selain hadiah yang sudah mereka berikan ke gue. Wong gue emang nggak ngurusin projek itu sama sekali”, jelas Arya. Joker mendelik ke arah Arya. Meski menurutnya omongan Arya ada benarnya, ia tetap merasa heran dengan kecuekan Arya. Joker berpikir Arya ini hidup di dunia atau zaman yang salah. Ini kan zaman kapitalisme, harus mikir uang sedikit.

“Lu nggak takut  ide lu disalah gunakan? Siapa tau akhirnya UH 214 dijadiin alat bagi satu pihak untuk menguasai dunia?”, Joker akhirnya beralih ke isu lain. Arya memonyongkan bibirnya tanda berpikir sedikit. Pilihan gaya berpikir yang menurut Joker jelek sekali.

“Ide apa aja bisa disalah gunain Ker. Gue nggak takut sama UH 214. Projek itu asalnya dari gue dengan niat yang baik. Biar gimana pada sebuah karya pasti ada bagian dari penciptanya di dalemnya. Gue harap niat baik gue untuk memajukan manusia  akan terus ada di dalam UH 214.  All I can do is have faith hehe.”

“Lu beneran orang gila ya Ya.”

“Alah kayak pernah temenan baek sama orang normal aja lo!”

“Iye sih. Pantes kita masih temenan.”

“Ho-oh”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s