Survey Joker Part 1

JOKER (and ALL CAST)

Halo! Gua Joker. Pertama kali jadi pembicara utama nih. Nah di segmen Joker, gue itu pengennya bikin penelitian! Biar keliatan kalo gua pinter gitu. Tapi gua males. Sempet bingung banget gua. Tapi kecerdasan gua membuat gua berhasil menemukan jalan keluar. Gua telah membuat beberapa pertanyaan-pertanyaan mengenai hal-hal di kehidupan sehari-hari untuk dijawab kawan-kawan gua di rumah lor. Bikin survey dululah sebelum suatu saat gua benar-benar membuat penelitian di segmen gua. Semoga bermanfaat ya! Peace!

1. Kalo harus bunuh diri bakal pake cara apa? Kenapa?

Arya : Lompat dari gedung. Sebelumnya bisa liat pemandangan indah. Dan kalau ditanya malaikat “Kenapa kamu meninggal?”. Gua bisa jawab “Free fallll!!!!”

Arman : Gue memanfaatkan setiap detik untuk belajar atau bikin musik. Benar-benar setiap detik sampai gue nggak makan, minum, dan tidur. Lama-lama pasti meninggal kan? Kalau sengaja nggak makan dan nggak minum dihitung bunuh diri juga kan? Alasannya? Setidaknya gue meninggal karena melakukan hal yang gue suka dan ada hasilnya.

Arla : Meledakkan diri dengan bom atom. Cepat hancur, termasuk otak dan syaraf-syarafnya. Harusnya sakitnya paling cepat hilang. Bahkan ada kemungkinan aku akan tidak sempat merasa sakit.

Carine : Minum racun. Tetapi gue nggak bakal minum yang secupu baygonlah. Yang gayaan dikit. Nggak tau sih nama chemicalnya. Gue cari yang keren namanya. Hopefully gue nggak ngeliat darah.

Fahri : Nembak hati gue. Eh kalau heart itu maksudnya jantung ya. Nembak jantung maksudnya. Karena gua kalo sampe bunuh diri kayaknya gara-gara patah hati deh. Sekalianlah dibikin hati hancur beneran.

Lego : Gue bakal ke zona perang. Itu diitung bunuh diri nggak? Gue kayak ke area perang yang orang PASTI mati kalau ke situ. Kenapa?Karena gue yakin pasti ada orang yang bisa ditolong. Gue harap gue bisa nolong orang sebelum mati.

2. Pengen bisa makan kertas nggak? Kenapa?

Arya : Pengen dong. Kalo nggak punya duit bisa makan bon.

Arman : Manusia memang bisa makan kertas. Meski nggak tau dampaknya apa buat kesehatan.

Arla : Kita bukannya memang bisa ya makan kertas? Kalau pertanyaannya pengen bisa atau enggak? Well I already can.

Carine: Nggak. Nggak enak.

Fahri : Mau dong. Kan go green. Makan juga go green dong. Eh itu malah bikin hutan tambah punah ya?

Lego : Keahlian apa aja kalau bisa pasti gue mau masterin.

3. Kalau madu sama racun lo pilih madu kan. Nah kalau dimadu sama diracun lo pilih mana?

(based on conversation w/ @dubidupap. Thanks!)

Arya : Diracun. Diracun sakit di badan, dimadu sakit di hati.

Arman : Dimadu. Kalau diracun, gue takut itu bisa mengurangi umur gue. Gue masih pingin hidup lamaan karena masih banyak hal yang gue ingin tahu. Dan masih banyak musik yang ingin gue pelajari.

Arla : Aku sering meracuni diri sendiri kok. Kalau pusing aku minum obat, kalau flu berat aku juga minum obat. Di dalam obat itu pasti ada kandungan toksin. Kamu kan tidak spesifik mengatakan kalau diracunnya itu sampai mati kan?

Carine : Diracun!!! Tae kalo gue dimadu huuuh bisa gue yang minum racun!! Eh ini dalam konteks kalo gue udah terikat ya.

Fahri : Dimadu. Setidaknya gue bisa hidup. Segala kesulitan pasti ada jalan keluarnya kan.

Lego : Diracun. Kalau dimadu itu gue kasihan sama ceweknya. It takes a lot of effort to take care of someone’s heart. Apalagi kalau jaga lebih dari satu. Gue sebenarnya nggak yakin manusia punya kapabilitas untuk poligami. Secara insting memang kita nggak monogami, tetapi secara komitmen monogami itu yang paling mudah dijalani. Menjalani banyak komitmen? Jujur gue nggak yakin si cewek bisa. It will kill her in the end.It will broke her in the end. Yang gue lebih takut, akhirnya malah nggak bisa merasa cinta sama orang. Gue nggak mau itu terjadi sama orang yang gue sayang. Not for my pride. But for her sake.

4. Mending nggak bisa minum atau nggak bisa makan?

Arya : Nggak bisa makan. I just can’t live without beer! No beer, no peace in the world!!

Arman : Nggak bisa makan. Gue makan harus sambil minum. Kalau nggak ada minum, gua juga nggak bisa makan.

Arla : Nggak bisa makan. Konon sebenarnya kita nggak makan itu nggak apa-apa. Kebutuhan nutrisi kita bisa diganti sama air kelapa. Air kelapa itungannya minum kan.

Carine : Nggak bisa makanlah! Enak dong bisa kurus.

Fahri : Nggak bisa makan. Enak bisa kurus.

Lego : Nggak bisa makan. Masak itu repot. Sedangkan minuman lebih mudah dibuat. Kalau kita cuma bisa minum akan lebih tidak merepotkan dibandingkan kalau kita cuma bisa makan.

5. Lawan jenis paling cakep/cantik menurut lo siapa?Wih jadi agak lebih serius ya.

Arya : Arman. Mirip gue kan.

Arman : Sidney, adik bungsu gue

Arla : Ashton Kutcher

Carine : Johnny Depp dong

Fahri : Nadya Hutagalung.

Lego : Nyokap

6. Kalau orang-orang yang baru lo sebutin tadi berubah jadi jelek, entah karena kecelakaan atau jadi gendut, lo masih bakal suka mereka nggak?

Arya : Gue bakal bersyukur kalo gue ga ikut-ikutan jadi jelek.

Arman : Kayaknya Sidney nggak bakal gue anggap jelek. Kalaupun iya ya pasti masih sayanglah. Kan keluarga.

Arla : Aku cuma bilang Ashton Kutcher cakep. Kalau suka,sifatnya awalnya juga nggak suka. Bukan benci juga, tetapi biasa saja. Tadi kan lagi bicara struktur muka.

Carine : Gue nggak percaya dia bakal jadi jelek. Mau gendut kek mau kena bom, pasti masih cakep kok. Dia jempolnya aja lebih cakep dari elo abis dandan maksimal.

Fahri : Suka. Karena gue percaya Tante Nadya itu orangnya pantang menyerah. Pasti dia bisa usaha untuk cantik lagi. Fitness atau operasi plastik gitu.

Lego : Ya pasti tetep gue sayanglah. Nggak ngaruh apa-apa. Nyokap men.

7. Ada tiga orang botak naik kapal. Yang paling jelek yg mana? Ga boleh jawab “tergantung”, ga boleh ada pertanyaan lanjutan.

Arya : Yang paling mirip elo

Arman : Yang rejekinya paling bagus. Tuhan kan adil.

Arla : Yang wajahnya paling tidak simetris

Carine : Yang kecebur sebelum naik kapal. Bajunya udah nggak keren lagi.

Fahri : Yang lupa minyakin kepala

Lego : Yang perempuan..

End of Survey

Oke gue udah melakukan survey kecil-kecilan tadi ke temen-temen gue. Gimana? Kalian terhibur? Atau… apakah kalian teredukasi?? Gue percaya everything happens for a reason. Termasuk survey gue ini, meski gue belom tau sih alesannya apa. Berdasarkan kalimat tadi, gue sudah bertekad bahwa survey ini harus terus dilakukan. Kayaknya gue berbakat. Pokoknya bakal ada tujuh pertanyaan yang nanti gua bikin setiap edisinya. Kenapa 7? Simpel aja. Lucky number 7.

Nah tapi gue kadang bosen kalo nanyanya ke mereka2 lagi. Jadi siap2 ya. Gue akan melakukan survey ke orang2 di luar sana. Dan bisa jadi elo yang akan jadi partisipan. Okeh? Sampai jumpa lagi!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s